mitsuyokitamura – Pemilihan presiden Amerika Serikat memang selalu menyita perhatian dunia. Namun, ada satu pemilihan lain yang tidak kalah penting, bahkan bisa mengubah arah pemerintahan ketika seorang presiden masih memiliki dua tahun masa jabatan.
Pemilihan tersebut dikenal sebagai midterm elections atau pemilu sela Amerika Serikat.
Pada 3 November 2026, warga Amerika kembali memberikan suara untuk memilih anggota Kongres, gubernur di sejumlah negara bagian, serta berbagai pejabat pemerintahan daerah.
Hasilnya membawa perubahan besar dalam keseimbangan kekuasaan Washington. Partai Demokrat berhasil merebut kendali atas Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Republik.
Associated Press (AP) menyatakan Demokrat memperoleh kendali Senat pada malam pemungutan suara, sedangkan kendali DPR dipastikan melalui proyeksi pada dini hari 4 November 2026. The Associated Press
Perubahan tersebut membuat pemilu sela AS menjadi titik penting dalam masa jabatan kedua Presiden Donald Trump.
Namun, kemenangan dalam pemilihan legislatif tidak otomatis berarti presiden harus meninggalkan Gedung Putih. Sistem pemerintahan Amerika Serikat memisahkan kekuasaan eksekutif dan legislatif, sehingga perubahan mayoritas Kongres lebih berkaitan dengan kemampuan pemerintah mengesahkan undang-undang, anggaran, serta menjalankan pengawasan.
Lantas, bagaimana sebenarnya pemilu sela bekerja, mengapa hasil 2026 menjadi perhatian, dan apa pengaruhnya terhadap kebijakan Amerika Serikat serta hubungan internasional?
Apa Itu Pemilu Sela AS dan Mengapa Dilaksanakan?
Pemilu sela merupakan pemilihan umum yang dilaksanakan di tengah masa jabatan empat tahun presiden Amerika Serikat.
Jika pemilihan presiden berlangsung pada 2024, pemilu sela berikutnya berlangsung pada 2026.
Sistem tersebut berkaitan dengan masa jabatan anggota Kongres yang berbeda dari masa jabatan presiden.
Anggota DPR Amerika Serikat menjabat selama dua tahun, sedangkan senator memiliki masa jabatan enam tahun.
Akibatnya, pemilihan anggota legislatif berlangsung setiap dua tahun, termasuk ketika tidak ada pemilihan presiden.
Menurut USAGov, seluruh 435 kursi DPR diperebutkan dalam setiap pemilihan Kongres, sementara sekitar sepertiga kursi Senat dipilih secara bergiliran. USAGov
Mengapa Disebut Pemilu Sela?
Istilah midterm berarti pertengahan masa jabatan.
Pemilu ini berlangsung ketika presiden telah menjalani sekitar dua tahun dari masa jabatan empat tahunnya.
Namun, pemilu sela AS bukan referendum resmi untuk menentukan apakah presiden boleh melanjutkan pemerintahannya.
Presiden tetap menjabat sesuai masa jabatan konstitusional, kecuali terjadi mekanisme pemberhentian atau kondisi lain yang diatur hukum.
Yang berubah adalah komposisi lembaga legislatif dan sejumlah jabatan pemerintahan negara bagian.
Apa Saja yang Dipilih?
Pemilu sela tidak hanya memilih anggota Kongres.
Dalam pemilihan 2026, seluruh 435 kursi DPR dan 35 kursi Senat diperebutkan, termasuk pemilihan khusus untuk mengisi kekosongan jabatan tertentu. Sebanyak 36 negara bagian juga menggelar pemilihan gubernur. Ballotpedia+1
Selain itu, sejumlah negara bagian mengadakan pemilihan anggota legislatif daerah, pejabat hukum, serta pemungutan suara mengenai kebijakan atau perubahan aturan tertentu.
Dengan demikian, pemilu sela AS memiliki dampak pada berbagai tingkatan pemerintahan, bukan hanya politik federal di Washington.
Hasil Pemilu Sela AS 2026: Demokrat Rebut DPR dan Senat
Pemilu pada 3 November 2026 menghasilkan pergeseran kendali Kongres dari Partai Republik kepada Partai Demokrat.
AP mengonfirmasi bahwa Demokrat telah memperoleh cukup kursi untuk menguasai kedua kamar Kongres, meskipun penghitungan di sejumlah daerah pemilihan masih berlangsung setelah hasil mayoritas diproyeksikan. The Associated Press
Hasil utama pemilu 3 November 2026
DPR AS
Demokrat
Proyeksi kendali mayoritas
Senat AS
Demokrat
Proyeksi kendali mayoritas
Pemungutan suara: 3 November 2026
Berdasarkan proyeksi Associated Press per 5 November 2026. Hasil beberapa kontestasi masih dapat diperbarui sampai proses penghitungan dan sertifikasi selesai.
Demokrat Mengambil Alih Senat
Sebelum pemilu, Partai Republik menguasai Senat dengan komposisi 53 berbanding 47, dengan dua senator independen dihitung dalam kelompok yang berkaukus bersama Demokrat.
Pada pemilu 2026, Demokrat memperoleh sejumlah kursi yang sebelumnya dikuasai Republik.
Di antaranya adalah kemenangan kandidat Demokrat dalam pemilihan Senat di Texas, Ohio, Kansas, Iowa, dan South Carolina, berdasarkan pemanggilan hasil AP. The Associated Press
CBS News melaporkan pada 6 November bahwa Demokrat telah memperoleh setidaknya 54 kursi Senat, sementara beberapa kontestasi masih belum terselesaikan dalam laporan tersebut. CBS News
Kendali Senat penting karena lembaga ini memiliki kewenangan mengonfirmasi banyak penunjukan pejabat federal dan hakim, selain berperan dalam proses legislasi.
Demokrat Juga Menguasai DPR
Partai Demokrat turut memperoleh mayoritas DPR, yang terdiri atas 435 kursi dengan hak suara.
Perubahan kendali DPR memungkinkan partai mayoritas menentukan kepemimpinan kamar, mengatur agenda komite, serta memiliki pengaruh besar dalam proses pembahasan rancangan undang-undang.
Namun, mayoritas DPR tidak berarti seluruh usulan kebijakan dapat langsung disahkan.
Sebuah rancangan undang-undang pada umumnya tetap membutuhkan persetujuan kedua kamar Kongres dan proses konstitusional berikutnya.
Mengapa Hasilnya Penting?
Perubahan mayoritas pada kedua kamar Kongres berarti pemerintahan Trump akan berhadapan dengan legislatif yang dikendalikan partai berbeda ketika Kongres baru mulai bekerja pada Januari 2027.
Situasi ini dikenal sebagai divided government, yakni ketika kepresidenan dan setidaknya satu kamar Kongres dikendalikan partai yang berbeda.
Pemilu sela AS 2026 karena itu mengubah hubungan politik antara Gedung Putih dan Capitol Hill.
Namun, dampak kebijakan yang sebenarnya akan bergantung pada negosiasi, aturan prosedural, dukungan anggota legislatif, serta keputusan presiden.
Bagaimana Sistem Pemilu Sela AS Bekerja?
Untuk memahami hasil 2026, penting mengetahui bahwa Amerika Serikat tidak menggunakan sistem pemilihan legislatif nasional yang sama persis dengan Indonesia.
Pemilih memberikan suara untuk kandidat di daerah pemilihan masing-masing, bukan memilih satu daftar partai nasional untuk menentukan seluruh kursi Kongres.
Pemilihan DPR Setiap Dua Tahun
Seluruh 435 anggota DPR memiliki masa jabatan dua tahun.
Setiap anggota mewakili sebuah distrik kongres di negara bagian tertentu.
Dalam sistem pemilihan umum DPR yang lazim digunakan, kandidat dengan suara terbanyak di distrik memenangkan kursi, meskipun beberapa negara bagian memiliki ketentuan pemilihan berbeda.
Akibatnya, perubahan suara di sejumlah distrik yang kompetitif dapat memengaruhi partai mana yang menguasai DPR.
Pada pemilu sela AS, persaingan di distrik-distrik tersebut sering menjadi perhatian karena jumlah kursi yang berpindah dapat menentukan mayoritas.
Pemilihan Senat Secara Bergiliran
Senat Amerika Serikat terdiri atas 100 anggota, dengan masing-masing negara bagian memiliki dua senator.
Masa jabatan senator adalah enam tahun.
Namun, tidak seluruh senator dipilih secara bersamaan.
Kursi Senat dibagi ke dalam tiga kelas sehingga sekitar sepertiganya diperebutkan setiap dua tahun.
Sistem tersebut membuat komposisi Senat tidak selalu berubah secara menyeluruh dalam satu pemilihan.
Dalam pemilu sela AS 2026, terdapat 33 pemilihan reguler Senat dan dua pemilihan khusus. Ballotpedia
Mengapa Ada Pemilihan Gubernur?
Amerika Serikat merupakan negara federal.
Setiap negara bagian memiliki pemerintahan sendiri dengan kewenangan yang diatur konstitusi federal dan hukum negara bagian.
Karena itu, pemilihan gubernur tidak harus berlangsung bersamaan dengan pemilihan presiden.
Pada 2026, sebanyak 36 negara bagian mengadakan pemilihan gubernur.
Hasilnya memengaruhi kebijakan tingkat negara bagian, termasuk pendidikan, transportasi, administrasi pemerintahan, dan pelaksanaan berbagai program publik.
Mengapa Pemilu Sela AS Sering Dikaitkan dengan Kinerja Presiden?
Pemilu sela kerap digunakan pengamat politik untuk menilai sentimen pemilih terhadap pemerintahan yang sedang berkuasa.
Namun, pemilihan tersebut bukan penilaian tunggal terhadap presiden.
Pemilih dapat mempertimbangkan banyak persoalan, mulai dari harga kebutuhan pokok hingga kualitas kandidat di daerahnya.
Faktor Ekonomi dan Biaya Hidup
Kondisi ekonomi sering menjadi isu penting dalam pemilihan Amerika Serikat.
Inflasi, biaya perumahan, lapangan kerja, dan kemampuan rumah tangga memenuhi kebutuhan sehari-hari dapat memengaruhi perdebatan politik.
Pada pemilu 2026, laporan Associated Press yang dimuat berbagai media menggambarkan persoalan harga kebutuhan hidup sebagai salah satu tema penting kampanye, bersama perdebatan mengenai kebijakan luar negeri dan tata kelola pemerintahan. mlive.com
Namun, tidak tepat menyimpulkan bahwa seluruh pemilih memberikan suara berdasarkan satu isu yang sama.
Preferensi pemilih berbeda menurut wilayah, kelompok demografis, dan pilihan kandidat.
Penilaian terhadap Kebijakan Pemerintah
Pemilu sela AS juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memilih anggota legislatif yang mendukung atau menentang kebijakan pemerintah.
Sebagian pemilih mungkin ingin memperkuat agenda presiden.
Sebagian lainnya mungkin menginginkan Kongres yang lebih aktif mengawasi kekuasaan eksekutif.
Kedua kecenderungan tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi Amerika.
Hasil pemilihan menunjukkan perubahan komposisi perwakilan politik, tetapi tidak secara otomatis menjelaskan seluruh alasan individual di balik pilihan pemilih.
Peran Kandidat Lokal
Popularitas presiden bukan satu-satunya faktor.
Kandidat DPR dan Senat memiliki rekam jejak, posisi kebijakan, jaringan politik, dan persoalan lokal yang berbeda.
Seorang kandidat dapat memperoleh dukungan karena pandangannya mengenai ekonomi, layanan publik, atau kebutuhan negara bagian.
Karena itu, membaca hasil pemilu sela AS hanya sebagai persaingan dua tokoh nasional dapat mengabaikan kompleksitas politik lokal.
Apa Dampak Pemilu Sela AS 2026 bagi Donald Trump?
Donald Trump tetap menjabat sebagai presiden setelah pemilu sela 2026.
Hasil pemilihan tidak mengubah masa jabatan presidennya secara langsung.
Namun, perubahan mayoritas Kongres dapat memengaruhi bagaimana pemerintah menjalankan agenda legislasi dan bernegosiasi mengenai anggaran.
Agenda Legislasi Bisa Menghadapi Hambatan
Presiden Amerika Serikat dapat mengusulkan kebijakan dan mendorong rancangan undang-undang.
Namun, pengesahan undang-undang federal pada umumnya membutuhkan persetujuan DPR dan Senat.
Ketika kedua kamar dikendalikan partai yang berbeda dari presiden, negosiasi politik menjadi semakin penting.
Rancangan undang-undang yang tidak memperoleh dukungan cukup dapat tertunda, diubah, atau gagal disahkan.
Meski demikian, pemerintah dan Kongres tetap dapat mencapai kesepakatan dalam isu tertentu.
Perbedaan partai tidak berarti kerja sama mustahil dilakukan.
Pengawasan Kongres Berpotensi Meningkat
Kongres memiliki kewenangan melakukan pengawasan terhadap lembaga eksekutif.
Komite dapat mengadakan dengar pendapat, meminta dokumen melalui prosedur yang berlaku, dan memeriksa pelaksanaan program pemerintah.
Setelah pemilu sela AS 2026, pergantian kepemimpinan komite dapat memengaruhi prioritas pengawasan.
Namun, kewenangan tersebut tetap dibatasi hukum dan dapat menghadapi sengketa mengenai akses dokumen atau kewenangan investigasi.
Bagaimana dengan Pemakzulan Presiden?
Perubahan mayoritas DPR dapat memengaruhi kemungkinan dimulainya proses pemakzulan, tetapi tidak berarti pemakzulan otomatis terjadi.
Dalam sistem konstitusional Amerika, DPR memiliki kewenangan mengajukan dakwaan pemakzulan.
Senat kemudian menyelenggarakan proses persidangan, dan pemberhentian presiden membutuhkan dukungan dua pertiga senator yang hadir.
Dengan demikian, mayoritas sederhana di Senat tidak cukup untuk memberhentikan presiden.
Menyamakan kemenangan oposisi dalam pemilu sela dengan berakhirnya pemerintahan merupakan kesalahan memahami sistem politik Amerika.
Apakah Pemilu Sela AS Bisa Mengubah Kebijakan Luar Negeri?
Amerika Serikat memiliki pengaruh besar terhadap ekonomi global, keamanan internasional, dan hubungan diplomatik.
Karena itu, perubahan komposisi Kongres dapat menjadi perhatian negara-negara lain.
Namun, kebijakan luar negeri Amerika tidak ditentukan oleh Kongres saja.
Presiden tetap memiliki kewenangan penting dalam diplomasi dan pelaksanaan kebijakan eksekutif, sedangkan Kongres berperan dalam legislasi, anggaran, pengawasan, dan sejumlah persetujuan konstitusional.
Hubungan Amerika Serikat dengan China
Persaingan ekonomi dan teknologi antara Amerika Serikat dan China menjadi salah satu isu yang terus dibahas dalam politik Washington.
Kongres dapat memengaruhi kebijakan melalui undang-undang perdagangan, pengawasan teknologi, dan alokasi anggaran.
Namun, arah kebijakan tertentu tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan hasil pemilihan.
Perbedaan posisi di dalam masing-masing partai serta negosiasi dengan pemerintah tetap akan memengaruhi keputusan akhir.
Dampak terhadap Perang dan Keamanan Internasional
Kongres memiliki peran dalam alokasi anggaran pertahanan dan pengawasan kebijakan keamanan.
Karena itu, perubahan mayoritas dapat memengaruhi pembahasan bantuan luar negeri, belanja militer, dan sejumlah kebijakan terkait konflik internasional.
Namun, kemampuan Kongres untuk mengubah tindakan pemerintah bergantung pada bentuk kebijakan, kewenangan hukum, dan proses legislasi.
Hasil pemilu sela AS tidak secara otomatis mengakhiri konflik atau membatalkan seluruh kebijakan luar negeri yang telah berjalan.
Apa Pengaruh Pemilu Sela AS terhadap Indonesia?
Indonesia memiliki hubungan ekonomi dan diplomatik dengan Amerika Serikat.
Karena itu, perubahan politik Washington dapat menjadi faktor yang perlu diperhatikan oleh pemerintah, pelaku usaha, dan pengamat ekonomi Indonesia.
Namun, pengaruhnya tidak selalu langsung atau dapat dihitung hanya dari hasil pemilihan.
Kebijakan Perdagangan dan Tarif
Amerika Serikat merupakan salah satu pasar penting bagi perdagangan internasional.
Perubahan kebijakan tarif, aturan impor, dan pembatasan perdagangan dapat memengaruhi pelaku usaha di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Kongres memiliki kewenangan legislatif terkait perdagangan, tetapi presiden juga memiliki sejumlah kewenangan yang diberikan melalui undang-undang.
Karena itu, dampak pemilu sela AS terhadap tarif tidak dapat dipastikan sebelum terdapat kebijakan konkret.
Pelaku usaha perlu memperhatikan keputusan resmi, bukan hanya pernyataan kampanye atau spekulasi politik.
Pasar Keuangan dan Nilai Tukar
Perkembangan politik Amerika dapat memengaruhi sentimen investor, terutama apabila berkaitan dengan kebijakan fiskal, anggaran pemerintah, atau prospek ekonomi.
Namun, pergerakan rupiah, dolar AS, saham, dan obligasi juga dipengaruhi banyak faktor lain.
Kebijakan Federal Reserve, inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta kondisi geopolitik dapat memiliki pengaruh besar.
Karena itu, menyatakan bahwa kemenangan satu partai pasti membuat dolar naik atau turun merupakan kesimpulan yang tidak dapat dibenarkan tanpa analisis lebih lanjut.
Kerja Sama Diplomatik
Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat mencakup perdagangan, investasi, pendidikan, keamanan, dan berbagai forum internasional.
Kongres dapat memengaruhi pendanaan program dan kerangka hukum kerja sama tertentu.
Namun, diplomasi sehari-hari tetap dijalankan melalui pemerintah masing-masing negara.
Perubahan mayoritas Kongres tidak otomatis berarti hubungan bilateral akan membaik atau memburuk.
Mengapa Hasil Pemilu Sela AS Belum Selalu Final pada Malam Pemungutan Suara?
Salah satu kesalahpahaman umum adalah menganggap seluruh hasil pemilu Amerika harus diketahui secara resmi beberapa jam setelah tempat pemungutan suara ditutup.
Padahal, proses penghitungan dan pengesahan hasil dapat memerlukan waktu berbeda antarnegara bagian.
Perbedaan Penghitungan dan Proyeksi Media
Media seperti Associated Press menggunakan data hasil pemungutan suara dan analisis untuk memproyeksikan pemenang suatu kontestasi.
Proyeksi tersebut bukan sertifikasi resmi dari penyelenggara pemilu.
AP menjelaskan bahwa pada pemilu 2026, kendali Senat diproyeksikan pada 3 November pukul 23.36 waktu Amerika bagian timur, sedangkan kendali DPR diproyeksikan pada 4 November pukul 01.24. The Associated Press
Hasil resmi tetap mengikuti proses administrasi pemilu di masing-masing yurisdiksi.
Mengapa Ada Surat Suara yang Dihitung Belakangan?
Aturan mengenai pemungutan dan penghitungan suara berbeda menurut negara bagian.
Beberapa wilayah menerima surat suara melalui pos berdasarkan ketentuan tertentu, sementara wilayah lain memiliki prosedur khusus untuk suara sementara atau pemeriksaan kelayakan surat suara.
Akibatnya, proses penghitungan tidak selalu selesai secara bersamaan.
Keterlambatan penghitungan tidak dengan sendirinya membuktikan adanya kecurangan.
Untuk menilai dugaan pelanggaran, diperlukan bukti yang dapat diperiksa melalui mekanisme hukum dan administrasi yang berlaku.
Perbedaan Pemilu Sela AS dan Pemilu Presiden
Meskipun sama-sama melibatkan pemilih Amerika, kedua pemilihan memiliki tujuan yang berbeda.
| Aspek | Pemilu Sela AS | Pemilu Presiden AS |
|---|---|---|
| Waktu | Pertengahan masa jabatan presiden | Setiap empat tahun |
| Jabatan federal utama | DPR dan sebagian Senat | Presiden, DPR, dan sebagian Senat |
| Pemilihan presiden | Tidak | Ya |
| Dampak langsung | Komposisi Kongres | Kepemimpinan eksekutif |
| Sistem pemilihan | Distrik DPR dan pemilihan Senat per negara bagian | Electoral College untuk presiden |
Perbedaan paling mendasar terletak pada lembaga yang dipilih.
Pemilu presiden menentukan siapa yang memimpin cabang eksekutif, sedangkan pemilu sela terutama memengaruhi komposisi legislatif.
Namun, keduanya saling berkaitan karena presiden dan Kongres harus menjalankan kewenangan masing-masing dalam sistem pemerintahan federal.
Apakah Partai yang Berkuasa Selalu Kalah dalam Pemilu Sela?
Dalam sejarah politik Amerika Serikat, partai presiden cukup sering kehilangan kursi DPR dalam pemilu sela.
Namun, kecenderungan historis tersebut bukan aturan yang berlaku tanpa pengecualian.
Hasil setiap pemilihan dipengaruhi kondisi ekonomi, isu nasional, kandidat, partisipasi pemilih, dan peta daerah pemilihan.
Contoh Pemilu Sela 2018
Pada 2018, ketika Donald Trump menjalani masa jabatan pertamanya, Partai Demokrat merebut kendali DPR.
Namun, Partai Republik tetap mempertahankan kendali Senat.
Hasil tersebut memperlihatkan bahwa pemilih dapat menghasilkan perubahan berbeda di dua kamar Kongres dalam pemilihan yang sama.
Contoh Pemilu Sela 2022
Pada 2022, ketika Joe Biden menjadi presiden, Partai Republik mengambil alih DPR dengan mayoritas tipis.
Sementara itu, Demokrat mempertahankan kendali Senat.
Peristiwa tersebut kembali menunjukkan bahwa hasil pemilu sela tidak selalu menghasilkan satu partai menguasai seluruh Kongres.
Apa yang Berbeda pada 2026?
Pada 2026, Demokrat memperoleh kendali atas kedua kamar Kongres sekaligus.
Perubahan tersebut memiliki konsekuensi kelembagaan karena kepemimpinan DPR dan Senat berada di tangan partai yang berbeda dari presiden.
Namun, hasil tersebut tidak perlu dibaca sebagai bukti bahwa seluruh pemilih Amerika memiliki pandangan politik yang seragam.
Sistem pemilihan berdasarkan distrik dan negara bagian menghasilkan representasi yang lebih kompleks daripada sekadar persentase dukungan nasional.
Kapan Kongres Baru Hasil Pemilu 2026 Mulai Bekerja?
Anggota Kongres hasil pemilihan November 2026 dijadwalkan memulai masa jabatan baru pada 3 Januari 2027, sesuai ketentuan konstitusional mengenai awal masa jabatan Kongres.
Pada saat itu, anggota DPR akan menjalani proses pemilihan pimpinan kamar, sedangkan Senat akan memasuki periode kerja baru dengan komposisi hasil pemilihan.
Peralihan tersebut penting karena mayoritas hasil pemilu tidak langsung mengambil alih seluruh kewenangan legislatif pada malam pengumuman kemenangan.
Sampai masa jabatan baru dimulai, Kongres yang sedang menjabat tetap memiliki kewenangan sesuai ketentuan hukum.
Pemilu Sela AS 2026 Menjadi Babak Baru Hubungan Gedung Putih dan Kongres
Pemilu sela AS 2026 menunjukkan bagaimana pemilihan legislatif dapat mengubah keseimbangan kekuasaan tanpa mengganti presiden.
Partai Demokrat berhasil memperoleh kendali DPR dan Senat, sementara Donald Trump tetap menjalankan masa jabatannya sebagai presiden.
Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi pembahasan anggaran, proses legislasi, konfirmasi jabatan, serta pengawasan terhadap pemerintah.
Namun, konsekuensi kebijakan tidak dapat disimpulkan hanya dari komposisi partai.
Kongres memiliki prosedur, aturan pemungutan suara, dan dinamika internal yang dapat memengaruhi keputusan. Presiden juga tetap memegang kewenangan konstitusional tersendiri.
Bagi masyarakat internasional, termasuk Indonesia, hasil pemilihan ini penting untuk dipahami sebagai perubahan struktur politik Amerika Serikat.
Dampaknya terhadap perdagangan, investasi, dan hubungan diplomatik baru dapat dinilai secara lebih jelas ketika pemerintahan dan Kongres baru mengambil keputusan konkret.
Pada akhirnya, pemilu sela AS memperlihatkan salah satu karakter utama sistem politik Amerika: pemilih dapat mengubah komposisi lembaga legislatif di tengah masa jabatan presiden.
Hasil 2026 telah menentukan perubahan kendali Kongres. Namun, bagaimana perubahan tersebut diterjemahkan menjadi kebijakan akan menjadi persoalan politik dan pemerintahan pada tahun-tahun berikutnya.
Referensi
Associated Press — Calling Control of Congress in the 2026 Midterm Elections. Penjelasan mengenai penetapan proyeksi kendali DPR dan Senat serta kronologi hasil pemilihan pada November 2026.
Baca laporan Associated Press
USAGov — Congressional Elections and Midterm Elections. Referensi resmi mengenai sistem pemilu Kongres, masa jabatan anggota DPR dan Senat, serta jadwal pemilihan.
Baca panduan resmi USAGov
CBS News — Senate Election Results 2026. Laporan langsung hasil pemilihan Senat, perubahan kursi, dan proyeksi kemenangan kandidat.
Lihat laporan CBS News
CBS News — Midterm Election Results 2026. Pembaruan hasil pemilu dan perkembangan politik setelah Demokrat memperoleh kendali Kongres.
Baca pembaruan CBS News
Ballotpedia — Election Results 2026. Data kontestasi DPR, Senat, gubernur, serta perubahan kendali politik pada tingkat federal dan negara bagian.
Lihat data Ballotpedia
United States House of Representatives — The House Explained. Informasi mengenai struktur, fungsi, dan kewenangan DPR Amerika Serikat.
Pelajari sistem DPR AS
United States Senate — About the Senate. Penjelasan mengenai komposisi, masa jabatan, dan kewenangan Senat Amerika Serikat.
Pelajari sistem Senat AS
Congress.gov — Legislative Process. Referensi mengenai proses pembentukan undang-undang federal Amerika Serikat.
Pelajari proses legislasi AS